Angin malam menembusi diri,
Bersamamu. Bersamamu.
Hmm. Hmm.
Bintang bintang diatas langit,
Kian jauh, Kian jauh.
Perlahan mula menghilang, Entah kemana.
Mengapa dunia tak adil?
Luka yang kecil, terasa besar,
Kan ku bawa Namamu,
didalam doaku,
Bersimpuh bersama embun pagi
Dingin menjadi saksi,
ku merintih
Yang terjadi akhir akhir ini,
Aku menghadap, aku mengharap.
Aku hanya ingin merasakan damai, dan diterima.
Mengapa dunia tak adil?
Luka yang kecil, terasa besar,
Kan ku bawa Namamu,
didalam doaku,
Bersimpuh bersama embun pagi
Dingin menjadi saksi,
ku merintih, aku merintih,
ku merintih, aku merintih,
Kelak langit kembali terang, meski juga mendung mendatang,
Berlari semula kepada,
orang - orang yang kusayang.
Kan ku bawa Namamu,
didalam doaku,
Bersimpuh bersama embun pagi
Dingin menjadi saksi,
Aku merintih,
dan ku memaafkan luka yang berlubang